--> .

Modul 3 Penjaskes - Atletik dan Bela Diri dan Uji Kompetensi

Atletik dan Bela Diri

Tahukah anda salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik sejak jaman yunani? yaitu lempar cakram. Lempar cakram sendiri sudah menjadi bagian dalam panca lomba (penthalio) pada acara olympiade sejak 708 sebelum masehi.

Standar Kompetensi :
mempratekkan ketrampilan olahraga dengan peraturan yang sebenarnya dan nilai-nilai yang erkandung didalamnya

Kopetensi Dasar:
Mempraktikkan ketrampilan bermain salah satu permainan bola kecil lanjutan dengan peraturan yang di modifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras, dan percaya diri.

Alokasi Waktu
2 x 45 Menit

MATERI PEMBELAJARAN

A. ATLENTIK LEMPAR CAKRAM
1. Lempar Cakram yang berasal dari bangsa kuno. Pada awalnya, cakram terbuat dari batu terumpam halus, dan kemudian dari perunggu yang di cor dan ditempa. Cara melakukan pelemparannya awalnya menirukan nelayan yang melempar jaring secara berulang - ulang. kemudian ditemukannya lemparan dengan sikap badan yang menyukai badan agak bersandar kedepan.
Pada jaman dahulu, lempar diwajibkan melakukan lemparan cakram dari atas sebuah kelas, sehingga pelemparan tidak secara bebas melakukan putaran awalan yang menghasilkan kecepatan angular dan momentum.

a. Latihan cara memegang cakram
Untuk menjadi seorang atlet lempar cakram yang baik diperlukan latihan dan teknik memegang serta melempar cakram yang benar. Cara memegang cakram bergantung pada ukuran tangan seseorang atlit. pemegang yang cocok untuk atlet yang memiliki tangan yang cukup besar berbeda dengan yang memiliki tangan yang kecil. Cakram dipegang rata pada telapak tangan dengan buku ujung dari pertama melingkari ujung cakram.
Jari - jari tersebut terlihat menyebar rata dan menggenggam ujung cakram dengankuat. Ibu jari rata menempel pada lengan bawah. Cara ini dianggap memberikan keseimbangan dan daya dorong pada putaran cakram ketika meninggalkan tangan. Beberapa cara memegang cakram yang banyak digunakan antara lain yaitu :

1) Bagi tangannya yang cukup lebar, cara memegang cakram dengan meletakkan tepi cakram pada lekuk pertama pada jari - jarinya. Jari - jari sedikit renggang dengan jarak yang sama antara jari yang satu dengan jari yang lainnya. Cakram melekat pada telapak tangan pada titik berat cakram atau sedikit di belakangnya. Makin panjang jari seorang atlet, maka memegang cakram akan lebih mudah dan lebih erat.

2) Cara lain bagi yang memiliki tangan lebar adalah jari telunjuk dan jari tengah berhimpit, jari-jari lainya agak renggang. kalau pada pada cara pertama pengerahan tekanan ada pada jari - jari yang terbagi sama, maka cara kedua ini tekanan pada jari - jari ini mengatur putaran cakram sewaktu lepas dari tangan.

3) Bagi yang jari-jarinya pendek, cara memegang cakram dilakukan dengan posisi jari-jari sama seperti cara pertama, hanya letak tepi cakram lebih keujung jari. Dengan sendirinya pegangan pada cakram tidak terlalu erat. telapak tangan berbeda di tengah - tengah cakram.

b. Latihan awal Lempar cakram
Awal lempar cakram dilakukan dalam bentuk gerakan berputar. Banyaknya perputaran dibedakan menjadi 1/4, 1 1/2, 1 3/4. Awal ini harus dilakukan dengan baik, karena akan menentukan hasil lemparan.

Cara awal melakukan lempar cakram adalah sebagaiberikut :
1. Mengambil posisi yang enak, berdiri menyamping kearah lemparan. kaki direnggangkan selebar badan, sedikit ditekuk dan kendor. Berat badan terbagi menjadi dua kaki.

2. Pusatkan perhatian dan persiapan untuk melakukan awalan agar mantap, kemudian cakram diayun-ayunkan kesamping kanan belakang lalu kekiri. Gerakan ini diulang-ulang dua tiga kali, dilanjut dengan awalan berputar.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a. Lengan yang memegang cakram diayunkan kesamping kanan-belakang diikuti oleh gerakan memilin badan kekanan, lengan kiri juga mengikuti gerakan ke kanan sedikit ditekuk dimuka dada, kaki kanan sedikit ditekuk dan berat badan sebagian besar berada pada kaki kanan, kaki kiri mengikuti gerakan tumit agak terangkat.

b. Kemudian cakram diayun kesamping kiri diikuti oleh badan dipilin kekiri dengan tangan tangan kiri dibawah kekiri juga, berat badan dipindahkan ke kaki kiri, kaki kanan kendor dan tumit sedikit di angkat.

c. Selanjutnya gerakan ayunan cakram kesamping kanan-belakang diulangi lagi seperti latihan di atas.

0 Response to "Modul 3 Penjaskes - Atletik dan Bela Diri dan Uji Kompetensi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel