--> .

Puasa - Pembelajaran 3 Untuk Sekolah Dasar kelas 5 - Dunia Mengajar

FASTING

Ramadan is a month that is very much awaited by every Muslim. Muslims are happy to welcome the coming of Ramadan. do you know why Muslims are always waiting for the coming of Ramadan? Because the month of Ramadan is a holy month for Muslims, a month full of blessings. in the month of Ramadan Muslims around the world do fasting. in that month, all the acts of worship that we do will be doubled by Allah SWT


PUASA
Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti-nantikan oleh setiap umat islam. Umat islam bergembira menyambut datangnya bulan ramadhan. tahukah kamu, mengapa umat islam selalu menantikan datangnya bulan ramadhan? Karena bulan ramadhan merupakan bulan suci bagi umat islam, bulan yang penuh berkah. pada bulan ramadhan umat islam di seluruh dunia melakukan ibadah puasa. pada bulan itu, segala amal ibadah yang kita lakukan pahalanya dilipat gandakan oleh allah swt. Rosulullah saw bersabda:

"Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan ramadhan (untuk beribadah), Allah mengharamkan jasadnya di sentuh api neraka"

Hukum puasa ramadhan adalah fardu 'ain, yaitu wajib bagi setiap orang.
ouasa ramadhan diwajibkan bagi umat islam laki-laki maupun perempuan yang sudah baliqh (dewasa) . Tentu kamu menjalankan puasa ramadhan juka bukan??? Kita berpuasa satu bulan penuh, kadang-kadang tiga puluh hari, tapi kadang dua puluh sembilan hari. Puasa ramadhan disyariatkan pada tahun Hijriyah. Kewajiban puasa ramadhan didasarkan pada firman Allah Swt dalam Surah Al'baqarah ayat 183

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai orang-orang beriman,..diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (Q.S. Al-baqarah:)


A. PENGERTIAN PUASA
       Apa yang dimaksud dengan puasa? Puasa adalah menahan lapar dan haus(tidak makan dan tidak minum) di siang hari, serta mengendalikan hawa nafsu mulai terbinya fasar sampai terbenamnya matahari karena perintah Allah, disertai syarat dan memenuhu syarat-syaratnya yang ditentukan.
Puasa memiliki banyak manfaat. Dengan berpuasa kita dapat melatih mengendalikan hawa nafsu, kesabaran menahan diri dari perbuatan-perbuatan tercela dan perkataan-perkatan yang kotor, menumbuhkan kepekaan sosial, Lapar dan haus bukan?? Dengan menahan lapar dan haus, kita berlatih untuk bersabar.
Selain itu, melatih kepekaan sosial karena kita ikut merasakan betapa laparnya orang yang tidak pernah makan dan minum. Dengan ibadah puasa, tentu kita diharapkan dapat membina jiwa, keteguhan iman dalam menghadapi godaan dan membersihkan hati dari sifat-sifat tercela. Dengan demikian, kita dapat menjadi mulim yang benar-benar bertakwa kepada Allah swt.

B. KETENTUAN PUASA
        Untuk melaksanakan ibadah puasa yang baik, kita perlu mengetahui ketentuan-ketentuan yang berhubungan dengan puasa. marilah kita bahas satu persatu

1. Macam-macam Puasa
       kita mengenal dua macam puasa, yaitu puasa wajib dan puasa sunah. 
Puasa wajib merupakan puasa yang harus dilakukan oleh setiam orang islam yang sudah baliqh. Contoh puasa wajib antara lain : puasa ramadhan, puasa kifarat dan puasa nazar.
Puasa Sunah merupakan puasa yang tidak harus dilakukan, akan tetapi bila kita kerjakan kita akan mendapat pahala. Contoh puasa sunah antara lain: Puasa senin kamis, Puasa Asyura, Puasa enam hari di bulan syawal, dan Puasa arafah.
umat Islam juga memiliki waktu-waktu yang diharamkan untuk berpuasa. Waktu-waktu itu adalah tasyarik (tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah), Hari raya idhul Fitri, Idhul Adha, Puasa terus menerus tanpa berbuka, dan puasa pada hari jumat saja.


2. Syarat dan Rukun Puasa
    Siapakah yang diwajibkan unruk berpuasa? Orang-orang yang di wajibkan puasa adala
  • Orang islam yang berakal sehat
  • Sudah mencapai umur dewasa (balig)
  • Kuat melaksanakan puasa,
  • Mengetahui waktu masuk bulan Ramadhan.
Bagaimana kita menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar. Dalam menjalan ibadah puasa, ada syarat dan rukun puasa yang harus Kita perhatikan.
Syarat syah puasa adalah sebagai beriku.
  • Beragama islam. Orang yang tidak beragama islam tidak sah puasanya.
  • Mumayiz, Artinya telah dapat membedakan yang baik dan yang tidak baik
  • pada waktu yang diperbolehkan puasa
  • Suci dari haid dan nifas bagi wanita
Rukun puasa adalah sebagai berikut.
  • Niat berpuasa, diucapkan pada malam hari sebelum waktu imsyak (batas waktu akhir makan sahur).
  • Menahan diri dari makan, minum, dan dari segala yang membatalkan puasa mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari (waktu magrib).
Cara mengerjakan puasa adalah sebagai berikut.
  • Niat puasa pada malam hari sebelum waktu imsak.
  • makan sahur sebelum waktu imsak.
  • menahan makan minum dan segala yang membatalkan puasa padang siang hari.
  • Segera buka puasa setelah waktu magrib tiba
3. Sunah Puasa
     Dalam menjalankan ibadah puasa, ada hal-hal yang dianjurkan untuk diajarkan yang disebut sunah puasa. Beberapa sunah puasa itu antara lain :

  • Segera berbuka puasa bila waktunya sudah tiba, sesui sabda Rosulullah saw, Yang artinya : " Senantiasa manusia dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa." (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
  • Berbuka puasa dengan yang manis atau dengan air.
  • Berdoa waktu berbuka puasa. Baca dan ingatlah doa berbuka puasa berikut :
➤ Doa Berbuka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”.
  • Mengakhirkan makan sahur.
  • Memberi makan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa.
  • Memperbanyak sedekah, Karena sedekah yang paling baik iyalah bersedekah pada bulan Ramadhan.
  • Memperbanyak tadarus (membaca alquran dan mempelajarinya)
  • Memperbanyak melakukan sholat malam seperti traweh dan dan sebagainya
  • Memperbanyak berdo.
4. Hal-hal Yang Membatalkan dan Merusak Puasa
     Kita harus memelihara ibadah puasa kita sebaik-baiknya. Jika tidak dipelihara, puasa kita akan rusak atau batal. Adapun hal-hal yang membatalkan puasa adalah sebagai berikut.

  • Makan atau minum. Makan atau minum yang membatalkan puasa adalah apabila dilakukan dengan sengaja. Apabila tidak disengaja seperti lipa maka tidak membatalkan puasa.
  • Muntah dengan Sengaja.
  • Hilang ingatan (Gila), mabuk, dan ayan.
  • Murtad atau keluar dari agama islam
  • Keluar darah atau haid bagi wanita dan nifas pada ibu yang melahirkan.
  • Melakukan hubungan suami-istri.
  • Meniatkan berbuka.
Perbuatan yang membatalkan puasa adalah sebagai berikut.
  • Melakukan perbuatan tercela, seperti berdusta, menghina orang lain, mengumpat, bersumpah palsu, dengki, dan memfitnah.
  • Melihat gambar porno dengan sengaja, apalagi melakukan perbuatan maksiat.
5. Orang Yang Diperbolehkan Tidak Berpuasa
Pernahkah kamu membatalkan puasamu? Coba baca cerita berikut ini:

"Pak Agus tinggal di jakarta. menjelang lebaran, Pak Agus sekeluarga pulang kekampung halamannya, dijawa tengah. ketika dalam perjalanan, putra Pak Agus ingin membatalkan puasa karena tidak tahan haus dan lapar. Akhirnya, Mereka membatalkan puasanya."

Setelah membaca cerita di atas, bagaimana pendapatmu? Dalam cerita itu keluarga Pak Agus diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Mengapa?Keluarga Pak Agus kita sebut musafir, Maksudnya orang yang sedang berperjalanan jauh maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun, Mereka wajib Qada, yaitu mengganti pada bulan lain.

Beberapa orang yang boleh untuk tidak berpuasa ramadhan antara lain:
  • Musafir, Yaitu orang yang bepergian jauh, kepadanya diwajibkan untuk Qada .
  • Orang sakit dan tidak kuat untuk berpuasa, kepadanya diwajibkan Qada.
  • Orang yang lemah fisiknya, baik karena pembawaanya atau karena lanjut usia, mereka diwajibkan membayar fidyah (bersedekah) setiap hari tiga perempat liter beras atau memberi makan fakir miskin.
  • wanita hamil atau menyusukan anaknya yang khawatir akan mengganggu kesehatan bayinya. Bagi keduanya diwajibkan qada atau fidyah.

C. AMALAN RAMADHAN
      Dalam bulan Ramadhan, banyak sekali kegiatan amal saleh yang dapat kita lakukan agar kita mendapat pahala berlipat ganda dari allah Swt. Amal saleh adalah pekerjaan baik, yaitu kegiatan atau pekerjaan yang kita lakukan untuk kebaikan diri-sendiri maupun kebaikan orang lain (bersama) sesuai dengan ketentuan agama islam.

Beberapa amalan Ramadhan yang dapat kita lakukan adalah sebagai berikut.
1. Sholat Taraweh dan Witir
Sholat Taraweh termasuk salat malam (lail), yaitu sunah pada malam hari Ramadhan. Hukum sholat Taraweh adalah sunah muakad (sunah yang sangat penting dikerjakan). Sholat Taraweh boleh dikerjakan sendiri-sendiri tetapi lebih utama dikerjakan berjamaah di masjid atau mushola. Jumlah rakaat sholat taraweh ada yang mengerjakan 8 rakaat dan ada juga yang melakukan 20 rakaat.
     Salat witir adalah sholat sunah yang dikerjakan beriringan dengan sholat taraweh atau sholat lail lainya. Sholat Witir bilangan rokaat ganjil. boleh tiga rakaat, lima rakaat, dan seterusnya.
2. Tadarus
     Tadarus berarti membaca Alquran, mempelajari atau menyimak bacaan alquan. kita dianjurkan banyak membaca Alquran terlebih-lebih pada bulan ramadhan. Tadarus dapat dilakukan secara sendiri-sendiri dan dapat pula dilakukan secara bersama-sama. Setiap hari hendaklah menyempatkan waktu untuk membaca Alquran, dan alangkah baiknya sekaligus mempelajari pengertianya, dan memahami isi yang terkandung dalam Alquan.
Dengan membiasakan membaca Alquran pada bulan ramadhan, diharapkan pada bulan-bulan lain kita terbiasa membaca Alquran. Beberapa manfaat itu diantaranya: selalu merasa dekat dengan allah, membuat hati yang resah menjadi tenang, dan banyak lagi manfaat dari membaca Alquran.
3. Sedekah Dan Infak
     Selain sholat taraweh dan tadarus, pada bulan ramadhan juga sangat dianjurkan agar kaum muslim yang mampu dapat mengeluarkan sedekah. Sedekah ini dapat berupa uang maupun barang. Sedekah diberikan kepada yang membutuhkan seperti fakir-miskin,yatim piatu, Orang jompo, dan banyak lagi yang lainya.
membantu meringankan beban orang lain dan memajukan umat adalah suatu perubahan yang terpuji. Kita juga sangat dianjurkan agar kita menginfakan masjid,Mushola, membatu Madarasah dan sebagainya.

0 Response to "Puasa - Pembelajaran 3 Untuk Sekolah Dasar kelas 5 - Dunia Mengajar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel