.

Konsep Dasar Penelitian Pendidikan

KEGIATAN BELAJAR  I

https://www.duniamengajar.com/
https://sonintasoftware.blogspot.com/

Pengertian Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan  dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut terdapat 4 kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu, cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan. Cara ilmiah berarti gegiatan penelitian itu berdasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu nasional, empiris dan sistematis. Rasioanal berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara - cara yang masuk akal, sehngga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia, Sehinggaorang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang di gunakan. Sistematis artinya proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logos.

Data diperoleh melalui penelitian itu adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria tertentu yaitu valid. Valid menunjukan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti. Misalnya jumlah peserta DMS Smester IV yang sebenarnya 30Orang, sementara peneliti melaporkan jauh dibawah atau diatas tersebut, maka drajat validitas data tersebut rendah. Atau jumlah peserta didik yang memperoleh nilai 80 pada pelajaram quran hadist dalamsebuah kelas adalah 30 orang, namun ketika di tes kemampuannya membaca alquran A50 (dibawah kriteria baik), Maka data hasil penelitian tersebut drajat validitasny rendah. Untuk memperoleh data yang langsung valid dalam sebuah penelitian sering sulit dilakukan, oleh karena itu data yang telah terkumpul sebelum diketahui validitasnya, dapat di uji melalui pengujian reliabilitas dan objektifitas. Pada umumnyakalau data itu reliable dan objektif, maka terdapat kecenderungan data tersebut akan valid.

Data yang valid pasti reliabel dan objektif. Reliabel berkenan dengan drajat konsestensi/keajegan data data dalam interval waktu tertentu. Misalnya pada wawancara pertama sumber data mengatakan bahwa jumlah peserta DMS yang terdaftar sebanyak 700Orang, Maka pada saat wawancara kedua dan ketiga pada hari yang lain sumber data tersebut tetap menyebut sejumblah tersebut. Obejektifitas berkenaan dengan kesepakatan antar banyak orang. Bila banyak orang ang menyetujui bahwa peserta DMS yang terdaftar sebanyak 700Orang, data tersebut adalah data yang objektif, Tapi kalau ada beberapa sumber data yang memberikan data yang berbeda beda pada satu objek penelitian, maka data tersebut tidak objektif, sehingga tidak valid.

Data yang reliabel belum tentu valid, misalnya setiap hari seorang guru pergi ke sekolah mengatakan bahwa dia ngajar, padahal kenyataannya tidak, hal ini diucapkannya secara konsisten tapi berbohong, sehingga data tersebut terlihatreliabel (konsisten ) tapitidak valid. Data yang tidak objektif juga belum tentu valid,misalnya 99% dari sekelompok orang mengatakan bahwa si A benar-benar membuat skripsi, dan 1 % mengatakan bahwa si A tidak membuat skripsi. Pernyataan kelompok tersebut terlihat objektif ( disepakati 99 % ) tetapi tidak valid.

Validitas dat hasil penilitian dapat diperole dengan cara menggunakan instrumen penelitian yang valid, menggunakan sumber data yang tepat dan cukup jumlahnya, serta menggunakan metode pengumpulandata dan analisis data yang benar. Untuk mendapatkan data yang reliabel, maka instrumen penelitian yang digunakan harus reliabel. Dan untuk mendapatkan data yang objektif, maka perlu digunakan sample yang besar atau sumber data yang mendekati jumlah populasi. Disinilah perlunya instrument pengumpulan data yang digunakan diuji validitasnya dan realibitasnya.

Setiap penelitian mempunyai tujuan dan kegunaan tertentu. Secara umum tujuanpenelitian ada tiga macam, yaitu bersifat, penemuan, pembuktian, dan pengembangan. Penemuan berati data yang betul-betl baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Pembuktian berarti data yang diperoleh itu digunakan untuk membuktinya adanya keraguan-raguan terhadap informasi atau pengetahuan terttentu,dan pengembangan berarti untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada.

Melalui penelitian , manusia dapat menggunakan hasil penelitian tersebut, secara umum kegunaan penelitian tersebut adalah untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah, atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu, memecahkan berarti meminimalkan atau menghilangkan masalah, dan mengantisipasi berarti mengupayakan agar masalah tidak terjadi.

https://sonintasoftware.blogspot.com/


0 Response to "Konsep Dasar Penelitian Pendidikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel